Perkembangan Terkini: Meski telah setahun berlalu, tuntutan keadilan bagi para korban dan keluarga masih terus bergaung. Proses hukum terhadap para tersangka, termasuk oknum polisi dan petinggi klub, masih berjalan. Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan PSSI telah mengklaim melakukan sejumlah reformasi.
Perubahan yang Diklaim:
Tantangan yang Masih Dihadapi:
Kesimpulan: Tragedi Kanjuruhan adalah wake-up call yang mahal bagi bangsa Indonesia. Satu tahun bukanlah waktu yang cukup untuk menyembuhkan luka dan menyelesaikan semua masalah sistemik. Komitmen berkelanjutan dari semua pemangku kepentingan—pemerintah, PSSI, klub, dan suporter—mutlak diperlukan untuk memastikan tragedi serupa tidak terulang kembali.
Fokus sepakbola Indonesia kini beralih ke tim nasional U-23 yang akan menjalani kualifikasi Piala Asia…
Scroll TikTok, Anda akan banyak menemui konten bertema "pranaviral" — konten yang mensimulasikan kehidupan sebelum…
Kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo (putra dari pejabat Ditjen Pajak) terhadap David Ozora…
Dunia teknologi global sedang mengalami "musim dingin" (tech winter). Runtuhnya Silicon Valley Bank (SVB) diikuti…
Beberapa tahun terakhir, frekuensi dan intensitas banjir rob (banjir akibat air laut pasang) di pesisir…
Menyambut bulan Ramadhan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengeluarkan Surat Edaran yang melarang penyelenggaraan buka…