Cara membuat tas jahitan sendiri dengan anyaman biar menarik dan lebih keren

Berikut adalah cara membuat tas jahitan sendiri secara sederhana untuk pemula, misalnya tas jinjing (tote bag) dari kain:

🧵 BAHAN YANG DIBUTUHKAN:

  1. Kain utama (katun, kanvas, denim, dll) – ukuran standar: 2 lembar 35×40 cm
  2. Kain pelapis (opsional, untuk bagian dalam) – ukuran sama
  3. Tali pegangan (webbing, pita, atau buatan sendiri dari kain) – 2 buah, masing-masing panjang 50 cm
  4. Benang jahit sesuai warna kain
  5. Jarum dan mesin jahit
  6. Gunting, jarum pentul, penggaris, pensil kain
  7. (Opsional) Ritsleting, kancing, hiasan

✂️ LANGKAH PEMBUATAN:

1. Potong kain

  • Potong kain utama menjadi dua bagian: 35 x 40 cm
  • Jika ingin memakai pelapis dalam, potong juga dengan ukuran yang sama.

2. Siapkan tali pegangan

  • Jika tidak punya tali siap pakai, potong kain ukuran 10×50 cm, lipat dua sisi ke tengah (seperti membuat bisban), lalu jahit sepanjang sisi terbuka.

3. Pasang tali pada kain luar

  • Letakkan satu lembar kain utama, posisikan tali 7-10 cm dari sisi kiri dan kanan.
  • Arahkan ujung tali ke bawah (agar saat dijahit terjepit di bagian atas).
  • Jahit sedikit untuk menempelkan tali agar tidak bergeser.

4. Gabungkan kedua lembar kain utama

  • Letakkan kedua kain utama saling berhadapan (bagian luar menghadap dalam).
  • Jahit sisi samping dan bawah (sisa sisi atas jangan dijahit).
  • Jika ingin dasar tas lebih lebar, buat sudut bawah dengan menjahit bagian bawah kiri dan kanan (potong sedikit dan jahit membentuk segitiga).

5. (Opsional) Pasang pelapis dalam

  • Ulangi langkah di atas dengan kain pelapis.
  • Setelah dijahit, masukkan ke dalam bagian kain utama (bagian bagus menghadap luar).
  • Jahit bagian atas agar pelapis menyatu.

6. Rapi dan finishing

  • Lipat 1–2 cm bagian atas ke dalam, jahit keliling untuk merapikan bagian mulut tas.
  • Tas siap digunakan!

👜 TIPS TAMBAHAN:

  • Untuk pemula, gunakan kain tebal tapi mudah dijahit seperti kanvas.
  • Bisa tambahkan saku dalam atau luar sebelum menggabungkan kain utama.
  • Buat pola kertas lebih dulu jika ingin model khusus.

Kalau kamu ingin membuat tas model lain (seperti sling bag, ransel mini, atau pouch), aku bisa bantu juga! Mau coba model apa?

Berikut adalah cara menjual tas jahitan sendiri secara efektif, baik offline maupun online:

🧵 1. Tentukan Identitas Produk (Branding)

  • Buat nama brand sederhana tapi unik, contohnya: “TasKita”, “KainKita”, “BungkusRapi”, dll.
  • Tentukan gaya tas: kasual, etnik, minimalis, daur ulang, atau ramah lingkungan.
  • Gunakan label jahit kecil di tas (berisi nama brand) agar terlihat profesional.

💼 2. Hitung Modal & Tentukan Harga Jual

  • Hitung bahan (kain, benang, tali, label), listrik, tenaga.
  • Tambahkan laba 30–50%, lalu sesuaikan dengan pasaran.

Contoh perhitungan:

  • Modal 1 tas: Rp30.000
  • Tambah margin 50% → Rp45.000
  • Harga jual bisa Rp50.000–Rp60.000 (tergantung desain & target pasar)

📦 3. Buat Stok Kecil Lebih Dulu

  • Mulailah dengan 5–10 tas dengan desain berbeda (warna, motif, bentuk).
  • Ambil foto produk dari berbagai sudut, dengan pencahayaan baik dan background bersih.

📲 4. Jual Online di Media Sosial

Gunakan platform berikut:

🛍️ Instagram

  • Buat akun khusus brand.
  • Posting konten: foto tas, proses pembuatan, testimoni, video packing.
  • Gunakan hashtag: #taslokal, #tasbuatanrumahan, #tashandmade

🧾 WhatsApp & Facebook

  • Promosi di story dan grup jual beli lokal.
  • Tawarkan harga promo untuk pembeli pertama.

🛒 Marketplace (opsional)

  • Shopee, Tokopedia, TikTok Shop: cocok kalau stok mulai banyak.
  • Sediakan foto, deskripsi ukuran, dan harga jelas.

🏘️ 5. Jual Offline di Lingkungan Sekitar

  • Tawarkan ke tetangga, teman kantor, atau komunitas ibu-ibu/pengajian/PKK.
  • Titipkan di toko oleh-oleh, butik lokal, atau bazar UMKM.
  • Ikut pameran kecil atau event sekolah/komunitas.

🎁 6. Gunakan Promosi Menarik

  • Promo: “Beli 2 gratis 1 pouch kecil”
  • Diskon pengenalan: “Diskon 20% untuk 10 pembeli pertama”
  • Gratis nama custom (dengan sablon kecil)

💡 7. Terus Evaluasi & Kembangkan

  • Minta feedback dari pembeli.
  • Kembangkan model lain: tote bag lipat, pouch, dompet kecil, tas belanja, dll.
  • Tambahkan fitur unik: bahan daur ulang, waterproof, atau desain eksklusif.

Kalau kamu mau, aku bisa bantu buatkan caption jualan, slogan, atau desain katalog sederhana untuk tasmu. Mau dibantu? kdslot aktif

Data Macau

Recent Posts

Tren ‘Jalan-Jalan Sambil Bawa Koper’ Meledak: Solusi atau Beban Baru bagi Transportasi Umum?

Pemandangan tidak biasa kini kerap dijumpai di halte Transjakarta, MRT, dan KRL Commuterline Jakarta. Bukan…

6 hours ago

Viral ‘Jokowi Endorse’: Analisis Strategi Pemasaran, Dampak Bisnis Lokal, dan Polemik Etika Politik

Hanya dengan sepiring nasi campur seharga Rp 15.000, Warung Makan "Nasi Uduk Bu Siti" di…

1 day ago

KPI Terbitkan Sanksi Tegas untuk Konten Kekerasan: Akhir dari Era ‘Prank’ Sadis di Televisi?

Tindakan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) baru-baru ini menuai apresiasi dari berbagai kalangan. Lembembaga negara yang…

2 days ago

Heboh Pinjol Ilegal ‘Si Jago Merah’: Modus Baru, Ancaman Baru, dan Cara Melindungi Diri

Nama "Si Jago Merah" kembali mencuat, bukan sebagai tokoh pewayangan, tetapi sebagai julukan untuk sebuah…

3 days ago

Polemik Aturan Baterai Kendaraan Listrik: Subsidi vs. Standar Keamanan, Mana yang Lebih Penting?

Program percepatan kendaraan listrik (EV) di Indonesia kembali memanas. Di satu sisi, pemerintah melalui Kementerian…

4 days ago

Gempa Bumi M 6,0 di Bali: Kronologi, Dampak, dan Pelajaran Kesiap-siagaan Bagi Seluruh Indonesia

Sebuah gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,0 mengguncang wilayah Bali dan sekitarnya pada hari [Sesuaikan dengan…

5 days ago